Terapi Pengobatan Ruqyah dan Do’a

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Bersyukur kita kepada Alloh SWT yang hingga kini masih memberikan keni’matan yang amat banyak, terutama ni’mat iman yang dengan itu kehidupan kita menjadi terarah menuju keridhoaan-Nya yang Maha Kuasa yang mengaruniakan kesehatan kepada hamba-Nya dan menyembuhkan segala macam penyakit. Tiadalah Dia menurunkan suatu penyakit, kecuali Dia juga menciptakan obatnya. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rosululloh SAW, keluarga, sahabat dan para penerusnya yang setia hingga akhir nanti dan kita berharap semoga kita termasuk di dalamnya.

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang beriman.” ( QS. 17:82)

Di era globalisasi saat ini, persaingan hidup menjadi sebuah perjuangan manusia dalam mempertahankan hidup. Dalam persaingannya ia membutuhkan jaminan dan dukungan keamanan, kekuatan, perlindungan, jaminan rezqi, kepandaian, kewibawaan/daya pengaruh dan lain-lain.

Apa yang diinginkan adalah hal yang baik, namun cara dan upaya yang dilakukan untuk memprolehnya terlebih jika sedang membutuhkan solusi mendesak dilakukannya dengan jalan pintas atau dengan mengadakan jalan ghaib. “Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia,niscaya dia berpaling dan menjauhkan diri dengan sombong dan apabila dia ditimpa kesusahan, niscaya dia berputus asa.” (QS. 17:83)

“Sungguh Tuhanmu melepaskan rezeki bagi siapa saja yang Dia kehendaki dan membatasi bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Sungguh Dia Maha mengetahui lagi Maha Melihat hamba-hamba-Nya.” (QS. 17:30)

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. 94:5-6)

Maka dari itu, saudaraku yang dicintai Alloh, apapun dan bagaimanapun kondisi kita, senantiasalah bersandar kepada Alloh,memohon ampun,rahmat,serta keridhoan-Nya.

Rosululloh Saw : “Sebaik-baik obat adalah Al-Qur’an” ( HR. Ibnu Majah )

Pengobatan menggunakan Al-Qur’an dapat dilakukan dengan cara Ruqyah. Ruqyah sudah ada sejak sebelum Rosululloh diutus. Mantra-mantra atau jampi-jampi untuk perlindungan atau penyembuhan yang jelas kesyirikannya maupun samar-samar adalah suatu yang dilarang sekalipun seolah-olah mendatangkan hasil.

“Dari sahabat ‘Auf bin Mallik ra dia berkata, ”Kami dahulu meruqyah di masa jahiliyah maka kami bertanya, ”Ya Rosululloh bagaimana menurut pendapatmu? Beliau menjawab, ”Tunjukkan padaku ruqyah kalian itu, tidak mengapa ruqyah itu selama tidak mengandung kesyirikan.” ( HR. Muslim)

Ruqyah tidak hanya dikhususkan terhadap permasalahan yang berhubungan dengan jin atau sihir saja. Terbukti dari beberapa do’a ruqyah yang diajarkan Rosulullloh banyak yang berhubungan dengan penyakit-penyakit. Alloh SWT menurunkan Al-Qur’an yang diantara fungsinya adalah sebagai obat atau penyembuh terhadap penyakit atau gangguan secara umum.

Ruqyah juga mensyiarkan nilai-nilai dakwah dengan menanamkan kebersihan aqidah dan kesholihan ibadah secara hikmah dan mauizhoh hasanah secara efektif. Kita bisa ungkapkan meruqyah juga tidak dikhususkan hanya bias dilakukan oleh orang-orang tertentu. Bagaimanapun ruqyah adalah salah satu warisan rosululloh kepada semua ummatnya,sebagaimana ajaran-ajaran beliau yang lain.

Semoga semakin banyak kaum muslimin yang bisa melakukan ruqyah syar’iyyah paling tidak untuk diri sendiri dan keluarganya, dengan demikian semakin banyak pula masyarakat kita yang terselamatkan dan mau meninggalkan ruqyah syirkiyyah ( terapi yang mengandung kesyirikan ) dengan beralih kepada ruqyah syar’iyyah. Dan semoga masyarakat kita dapat dapat merasa hidup berkah yang sebenarnya setelah terlepas dari kekeliruan-kekeliruan tersebut.

Jaga keikhlasan dan kebersihan amal kita secara syar’I serta sabar, semoga kita selalu dimudahkan oleh Alloh. Ya Alloh, aku berlindung kepada-Mu dengan sesuatu yang aku ketahui dan aku memohon ampun dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu yang aku tidak ketahui